Membumikan Al-Quran, Mencetak Generasi Rabbani Khotamil Quran dan Muqoddaman HAB ke-48 MTsN 1 Yogyakarta
Pagi itu, Jumat, 24 April 2026, suasana di Masjid Darul Ulum terasa begitu syahdu. Lantunan ayat-ayat suci Al-Quran menggema lembut, memecah keheningan pagi yang sejuk. Tepat pukul 06.45 - 08.00 WIB, keluarga besar MTsN 1 Yogyakarta berkumpul dalam satu barisan spiritual yang khidmat: Prosesi Khotamil Quran dan Muqodaman murid MTsN 1 Yogyakarta. Acara ini bukan sekadar seremoni rutinitas, melainkan puncak dari rangkaian perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-48 MTsN 1 Yogyakarta.
Dibawah bimbingan Fahmi Basa, S.PdI prosesi khotmil Quran berjalan dengan penuh tertib. Suara para siswa 7E, 8E, dan 9E kelas tahfidz mengkhatamnya 1 kelas 30 juz dengan melantunkan ayat-ayat dari Mushaf Al-Quran menciptakan getaran haru menyentuh hati siapa pun yang hadir. Di balik setiap ayat yang dibaca, tersimpan perjuangan panjang para murid dalam menjaga hafalan, bangun di sepertiga malam, dan tekun memurojaah di sela-sela kesibukan akademik mereka. Selain di masjid juga di kelas murid melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan tiap kelas 1 juz dengan pembagian juz 1-18 untuk tiap kelas dan sisa juz di bagi ke bapak ibu guru, pegawai untuk menyelesaikan sampai juz 30.
Wujud Syukur dan Dedikasi
Kepala Madrasah MTsN 1 Yogyakarta Musa Surahman, S.Ag dalam sambutannya yang penuh pesan mendalam, menekankan esensi dari kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa Khotamil Quran adalah wujud syukur terbesar bagi madrasah yang kini telah menginjak usia hampir setengah abad.
"Khotmil Quran ini bukan hanya tentang menuntaskan bacaan, tetapi merupakan bukti nyata dedikasi MTsN 1 Yogyakarta sebagai rahim yang melahirkan generasi Rabbani yang berakhlak mulia," tutur beliau di hadapan para hadirin.
Pesan tersebut menegaskan visi madrasah yang tidak hanya mengejar prestasi intelektual, tetapi juga memprioritaskan kecerdasan spiritual. Generasi Rabbani adalah mereka yang menjadikan Al-Quran sebagai imam dalam berpikir dan bertindak, sehingga ilmu pengetahuan yang mereka miliki senantiasa terbingkai oleh nilai-nilai luhur agama.
Menjaga Warisan, Menatap Masa Depan dengan usia ke-48 tahun merupakan usia kematangan bagi MTsN 1 Yogyakarta. Menjadikan Khotamil Quran dan Muqoddaman sebagai rangkaian utama perayaan HAB menunjukkan komitmen madrasah untuk tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman di tengah arus modernisasi. Di Masjid Darul Ulum yang menjadi saksi bisu perjuangan para penghafal Quran ini, harapan besar disematkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid 1. Menjaga Istiqomah: Menjadikan Al-Quran sebagai sahabat seumur hidup, bukan sekadar hafalan untuk ujian. 2. Implementasi Akhlak: Meneladani akhlak Rasulullah SAW yang merupakan cerminan hidup dari Al-Quran itu sendiri. 3. Kontribusi Sosial: Menjadi mercusuar kebaikan bagi lingkungan sekitar, membawa nama baik madrasah melalui prestasi dan perilaku.
Acara pagi itu diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin dengan penuh kekhusyukan. Harapannya satu: semoga keberkahan Al-Quran senantiasa menaungi MTsN 1 Yogyakarta, menjadikannya lembaga pendidikan yang unggul, berintegritas, dan tetap menjadi tempat bertumbuhnya generasi-generasi Qurani yang akan mengharumkan bangsa di masa depan. Selamat Hari Amal Bakti ke-48, MTsN 1 Yogyakarta! Matang dalam usia, mulia dengan Al-Quran. (TPM, ans)


